Cara Mudah Melacak Smartphone Android

Cara Mudah Melacak Smartphone Android

Pada 2013 lalu, Google telah mengenalkan fitur Device Manager, yang berfungsi melacak lokasi perangkat, jikalau perangkat Android terselip, atau yang lebih buruk lagi, hilang. Kemudian, Google merilis aplikasi berfungsi serupa dengan nama baru, yakni "Find My Device".

Sebenarnya, fitur untuk melacak perangkat telah terpasang secara default di perangkat yang berjalan dengan sistem operasi (OS) Android KitKat ke atas. Sebelum lenyap dari tangan, ada baiknya melakukan set-up pelacakan smartphone Android lebih dulu.

Pastikan juga, GPS perangkat aktif dengan mode akurasi tinggi. Caranya, pilih menu pengaturan, lantas aktifkan lokasi dan juga pilih opsi mode akurasi tinggi, untuk hasil pelacakan yang cukup akurat.

Sementara cara mengatur fitur pelacakan smartphone Android, cukup pergi ke menu pengaturan (setting), lalu pilih menu Google dan pergi ke pilihan keamanan (security). Lanjutkan dengan memilih opsi Find my Device (temukan perangkat saya), lalu aktifkan fitur tersebut.

Nantinya akan ada pilihan cara menemukan perangkat Android, bisa dari situs Android, penelusuran Google dan via aplikasi "Find My Device" (temukan perangkat saya). Khusus untuk aplikasi "Find My Device", pengguna harus mengunduhnya lebih dahulu melalui Google Play Store di tautan berikut ini.

Find My Device memiliki beberapa fitur yang bisa membantu pemilik ponsel Android, melacak ponselnya yang terselip atau hilang, melalui ponsel atau desktop lain. Berikut beberapa cara melacak ponsel Android yang hilang atau terselip melalui aplikasi Find My Device dari Gadgets Now, Senin (19/3/2018).

Menampilkan lokasi terakhir

Untuk melacak perangkat Android, ketik find my device atau temukan perangkat saya di laman Google.com Untuk melacak perangkat Android, ketik find my device atau temukan perangkat saya di laman Google.

Jika ponsel Andoid Anda hilang dan tidak terkoneksi internet, sehingga tidak dapat menampilkan lokasi saat ini, Find My Device dapat melacak lokasi terakhir dari riwayat lokasi Google Maps.

Caranya, buka laman Google pada ponsel atau desktop, lalu ketik pada tab "find my device" atau bisa juga "temukan perangkat saya". Seperti pada gambar di atas, Anda akan diminta untuk masuk ke akun Gmail yang tersingkronisasi dengan perangkat Android. 

Fitur Maps Timeline untuk melacak riwayat lokasi perangkat.com Fitur Maps Timeline untuk melacak riwayat lokasi perangkat

Pengguna juga bisa menggunakan Google Maps langsung dari aplikasi Find My Device, sehingga pengguna dapat menelusuri riwayat lokasi perangkatnya. Penelusuran bisa dimulai dengan mengklik "maps timeline". Anda bisa menelusuri sesuai tanggal, bulan dan tahun perangkat Anda.

Menampilkan titik koneksi Wi-Fi terakhir

Google Find My Device akan manampilkan lokasi Wi-Fi terakhir perangkat Google Play Store Google Find My Device akan manampilkan lokasi Wi-Fi terakhir perangkat

Aplikasi Find My Device juga akan menampilkan titik lokasi, dimana perangkat terhubung dengan Wi-Fi terakhir kali. Tujuannya, pengguna bisa menentukan lokasi perangkatnya yang hilang.

Rangkum Sejarah, Kopi Yang Kini Jadi Minuman Favorit di Dunia

Rangkum Sejarah, Kopi Yang Kini Jadi Minuman Favorit di Dunia

Kopi telah menjadi minuman favorit bagi banyak warga dunia. Bahkan, meminum kopi kini telah menjadi gaya hidup tersendiri.

Lalu, bagaimana awal mula kopi bisa menjadi minuman yang mendunia?

Menurut legenda, kopi ditemukan di Abyssinia, Ethiopia, pada pergantian abad IX. Saat itu, seorang pengembala kambing di Provinsi Kaffa terkejut melihat bahwa kambingnya tidak tidur di malam hari.

Merasa bingung dengan apa yang terjadi, ia pun pergi ke biara terdekat untuk menanyakan masalah ini kepada para biarawan.

Dari sinilah diketahui bahwa kambing-kambing tersebut menyukai buah-buahan seperti ceri yang saat itu terlihat aneh bagi mereka.

Tanaman inilah yang akhirnya terkenal dengan sebutan kopi.

Didorong oleh keingintahuan ilmiah, para biarawan membuat minuman dari buah tersebut. Setelah meminumnya, mereka merasa memiliki energi yang penuh.

Saat ini, dataran tinggi Ethiopia dianggap sebagai tempat kelahiran kopi.

Ethiopia mengekspor biji kopi melintasi Laut Merah ke Arabia, di mana kopi pertama kali ditanam pada pertengahan abad XV di Yaman.

Pada abad XVI , berkat perluasan Kekaisaran Ottoman, kopi mulai dikenal di sebagian kecil Asia, Syria, Mesir, dan Eropa Selatan.

Kopi tidak hanya dinikmati di rumah, tetapi juga di banyak kedai kopi.

Popularitas kedai kopi pun menjadi tak tertandingi, dan orang-orang sering mengunjungi kedai kopi untuk semua jenis kegiatan sosial.

Kopi tidak hanya dinikmati sambil melakukan percakapan. Bahkan, mereka yang mendengarkan musik, menonton pertunjukan, bermain catur, dan mengikuti berita juga diiringi kopi.

Kedai kopi pun dengan cepat menjadi tempat penting untuk pertukaran informasi yang sering disebut sebagai "schools of the wise" yang berarti sekolah kebijakan.

Dengan ribuan peziarah mengunjungi kota suci Mekkah setiap tahun dari seluruh dunia, pengetahuan tentang kopi mulai menyebar.

Orang Arab menyebut minuman ini "qahwah" yang berarti "anggur". Sementara itu, orang Turki menyebutnya "kahweh".

Dunia Arab sangat menjaga tanaman kopi dan buah-buahan yang mereka anggap berharga. Oleh karena itu, mereka pun melarang ekspor kopi dan buah-buahan tersebut.

Sampai abad XVII, perdagangan kopi hanya berada di tangan orang-orang Arab. Namun, sekelompok pedagang Belanda berhasil menyelundupkan biji kopi ke Eropa.

Orang-orang Eropa menanam kopi di rumah kaca dan kebun anggur, sebelum para kolonial mulai menanamnya di Pulau Jawa, Kolombia, dan Kenya.

Kopi, yang pada waktu itu merupakan komoditas internasional, menjadi "minuman rakyat" di banyak negara selama abad XIX.

Dan kini, tanaman yang dulu dianggap misterius itu telah menjadi minuman populer di seluruh dunia.