Jenis-jenis Bed Pasien IGD yang Disarankan Oleh Kementerian Kesehatan

Bed Pasien IGD

Rumah sakit harus mengikuti peraturan Kementerian Kesehatan, terkait pemilihan ranjang untuk pasien. Sebab menyangkut kesehatan pasien supaya mengalami pemulihan lebih cepat. Para medis wajib memprioritaskan kebutuhan pasien dalam segi apapun, termasuk tempat tidur yang akan dipakai. Apalagi bed pasien IGD yang memang memerlukan fasilitas ekslusif, mengingat rata-rata pasiennya berada dalam kondisi darurat.

Jenis Ranjang Pasien yang Bisa Dipakai 

1. Ranjang Pasien Elektrik 

Tempat tidur pasien ini memang di desain elegan dengan level kenyamanan paling baik. Jenisnya sering ditemukan di ruangan VIP karena memang model ranjangnya cukup eksklusif. Tentunya harga mahal membawa fitur yang premium, sehingga membuat pasien lebih nyaman. Hanya perlu menikan tombol dengan remote control jika ingin mengubah posisi. Pada bagian rodanya terdapat rem sehingga memudahkan brankar saat bergerak. 

2. Ranjang Pasien Manual 

Fasilitas unit IGD memang tidak se-mewah ruang inap karena hanya sebagai tempat pasien singgah. Jadi tidak heran bila bed pasien IGD masih menggunakan tipe ranjang manual. Cara penggunaannya pun perlu diputar searah jarum jam, untuk mengatur posisi pasien. Ukuran ranjang juga tidak terlalu lebar dan diisi lebih dari satu pasien. Ketebalan kasurnya tidak setebal ranjang elektrik, tetapi masih menawarkan kenyamanan untuk pasien IGD. 

3. Ranjang Satu Engkol 

Jenis tempat tidur ini hampir mirip dengan ranjang manual, dan biasa ditemukan di kamar kelas tiga. Fungsi ranjang hanya berada di bagian kepala saja karena memang cuma memiliki satu manfaat. Ranjang hanya bisa menaikkan tempat tidur di bagian kepala, agar pasien bisa tidur dengan nyaman. Karena jenis ranjang manual jadi memerlukan bantuan orang lain untuk memindah posisi, atau bila ingin naik atau turun dengan mudah. 

4. Ranjang Dua Engkol 

Rata-rata tempat tidur rumah sakit harga yang ditawarkan tidak sama, tergantung jenisnya. Seperti ranjang dua engkol ini yang dibanderol dengan harga standar, karena hanya memiliki satu manfaat. Kenyamanan pasien hanya di bagian kaki saja, bisa dinaikkan sehingga dapat menekuk keatas. Namun cara pengaturannya masih membutuhkan bantuan perawat atau kerabat yang sedang menunggu. 

5. Ranjang Tiga Engkol 

Tempat tidur pasien ini merupakan gabungan dari jenis satu engkol dan dua engkol. Sehingga bisa diatur kenyamanannya pada bagian kepala, punggung, dan kaki. Selain itu bisa menurunkan tempat tidur apabila pasien merasa ranjang terlalu tinggi. Desainnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta mudah bagi dokter untuk melakukan pemeriksaan. 

Ranjang rumah sakit memiliki banyak jenis yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Meskipun harga dan fungsinya berbeda namun sudah di desain penuh kenyamanan. Jadi mana pun ranjangnya tidak perlu diragukan lagi tingkat keamanannya. Apalagi ranjang di ruang IGD yang biasanya tidak terlalu mewah seperti di unit perawatan. Karena IGD hanya tempat pasien sementara sebelum Ia mendapatkan kamar rujukan.  

0 komentar:

Posting Komentar