Ticker

6/recent/ticker-posts

6 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi


Penggunaan popok bayi yang terlalu lama diganti akan memicu timbulnya iritasi atau ruam pada kulit bayi. Iritasi yang tidak cepat ditangani akan berdampak pada munculnya bakteri dipermukaan kulit bayi, oleh karena itu penting bagi para ibu untuk mengetahui cara mengatasi ruam popok untuk mengantisipasi dampak yang lebih jauh.

Seperti diketahui, popok menjadi sumber kotoran yang berasal dari air kencing maupun kotoran bayi lainnya yang menumpuk pada popok. Efek yang ditimbulkan adalah timbulnya iritasi yang ditandai dengan warna kemerahan pada area permukaan kulit bayi yang tertutup oleh popok.

Oleh karena itu, sudah seharusnya ibu memberikan perhatian khusus termasuk rutin melakukan penggantian popok pada bayi jika popok yang lama sudah terlalu penuh.

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ruam popok yang dialami pada kulit bayi, akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan selalu rewel, hal ini karena efek dari iritasi tersebut membuat rasa panas sekaligus panas bagi bayi.

Tapi, ibu tak perlu khawatir, terdapat sejumlah cara mengatasi ruam popok pada bayi yang bahkan bisa dilakukan sendiri di rumah, berikut caranya;

Gunakan Popok yang Berkualitas

Cara mengatasi ruam popok pada bayi yang pertama adalah menggunakan popok yang berkualitas. Umumnya, popok bayi sudah dilengkapi penyerap berupa gel-gel khusus yang mampu menyerap cairan lebih cepat dan lebih banyak.

Selain itu, popok yang berkualitas baik umumnya akan tetap memberikan permukaan bagian dalam popok dalam keadaan tetap kering sehingga mampu mencegah timbulnya ruam sehingga bayi tetap merasa nyaman meskipun popok yang digunakan sudah penuh.

Tidak Terlalu Kencang

Selanjutnya, ibu juga dianjurkan untuk menggunakan popok yang tidak terlalu kencang pada bayi, tujuannya agar permukaan kulit tetap bisa bernapas dan memiliki proses sirkulasi udara yang baik serta tidak terasa pengap pada area bagian dalam popok yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi.

Rutin Mengganti Popok

Beberapa produsen popok bayi memiliki anjuran penggunaan popok rata-rata 8 jam sekali. Namun, tak ada salahnya bagi ibu untuk selalu rutin mengganti popok setidaknya 3 jam sekali, termasuk selalu memeriksa keadaan popok pada bayi khususnya di malam hari saat bayi tengah tertidur. 

Dengan rutin mengganti popok, kulit bayi akan tetap selalu dalam keadaan bersih sehingga mampu membuat bayi lebih merasa nyaman baik ketika bermain maupun ketika beristirahat.

Utamakan Kebersihan

Ingatlah untuk selalu mengutamakan kebersihan khususnya ketika bayi tengah mengalami ruam popok. Hindari penggunaan bedak bayi yang justru akan membuat permukaan kulit bayi menjadi kering sehingga membuat bayi menjadi tidak nyaman dan rewel.

Selalu bersihkan permukaan kulit bayi yang tertutupi popok dengan tisu basah atau bisa juga dengan air hangat. Usap secara pelan khususnya pada kulit bayi yang mengalami ruam.

Mengoleskan Obat

Olive oil atau minyak kelapa juga sangat efektif untuk mengatasi ruam popok bayi. Oleskan secara tipis dan merata, minyak kelapa atau VCO ke permukaan kulit bayi yang mengalami iritasi.

Seperti diketahui efek olive oil maupun VCO berfungsi untuk meredakan iritasi atau ruam pada kulit bayi jika dilakukan secara rutin. Bahkan, VCO juga banyak digunakan pada lipatan-lipatan kulit bayi yang kurang mendapatkan sirkulasi udara sehingga memicu timbulnya iritasi yang ditandai dengan warna kemerahan.

Segera Bawa ke Dokter

Jika ruam yang dialami tidak kunjung hilang atau reda, maka ibu wajib membawa bayi ke dokter. Biasanya, efek ruam yang sudah sangat parah akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat pada bayi sehingga membuatnya selalu rewel.

Selain ditandai dengan warna kemerahan, ruam juga ditandai dengan munculnya bintik berwarna merah di kulit bayi. Jika cara mengatasi ruam popok tak juga mampu meredakan keadaan iritasi maka sudah selayaknya ibu berkonsultasi ke dokter.

Itulah beberapa tips maupun cara mengatasi ruam popok pada bayi. Selain beberapa cara tersebut, sudah selayaknya bagi ibu untuk tetap selalu menjaga kebersihan permukaan kulit bayi untuk mencegah timbulnya ruam.

Posting Komentar

0 Komentar